Showing posts with label Lingkungan Hidup. Show all posts
Showing posts with label Lingkungan Hidup. Show all posts

Misteri Crop Circle

Monday, December 01, 2008 | with 0 komentar »

Di Inggris, Canada, Amerika, Australia dan Jepang, banyak ditemukan fenomena crop circle. Fenomena ini biasanya muncul di musim panas saat ladang pertanian ditumbuhi dengan tanaman. Dan keunikan fenomena ini adalah terbentuknya lingkaran-lingkaran aneh atau bentuk geometri di ladang pertanian tersebut. Bentuk geometri itu kadang berupa lingkaran-lingkaran atau bisa juga berbentuk rangkaian gambar yang unik, yang menunjukkan bahwa pembuatnya adalam makhluk yang cerdas. Tapi, crop circle ini bukan dibuat oleh manusia berdasarkan berbagai bukti yang telah diselidiki oleh para ilmuwan Crop circle banyak dijumpai di Inggris selatan. Banyak yang mengkaitkan crop circle ini dengan kegiatan spiritual karena rangkaian bentuk geomtri yang terbentuk di ladang pertanian itu (gambar-gambar itu terbentuk dengan tanaman yang rebah/roboh).

Menurut informasi yang ada, kemunculan fenomena crop circle ini sering disertai juga dengan pemunculan ufo yang berbentuk bola cahaya. Sebuah video yang berhasil merekam proses terjadinya sebuah crop circle (di oliver's castle tahun 1996, lihat foto atas) menunjukkan bahwa sebuah crop circle terbentuk dalam waktu hanya sekitar 20 detik saja. Padahal besarnya mencapai puluhan meter. Fenomena ini bahkan diperkirakan telah muncul sejak ratusan tahun lalu. Sebuah ukiran pahatan kayu dari abad 17 yang dinamakan "Mowing Devil" menunjukkan ada makhluk yang dipercaya adalah setan, membuat kerusakan berupa lingkaran di ladang pertanian. Banyak peneliti ufo yang mengabaikan fenomena crop circle, padahal sebenarnya bisa menjadi salah satu bukti tentang keberadaan makhluk cerdas selain manusia.Masih ada hubungannya dengan artikel Crop Circle sebelumnya. Kali ini kita akan membicarakan mengenai berbagai macam spekulasi-spekulasi dan pandangan banyak orang mengenai terjadinya fenomena ini.
Crop Circle merupakan fenomena alam penuh misteri yang sampai saat ini paling sering di jumpai.Sudah hampir 350 tahun semenjak kemunculannya pertamakali di Inggris pada tahun 1647, sampai sekarang belum ada jawaban yang pasti bagaimana cara mereka terbentuk.
Crop circle sendiri adalah lingkaran aneh yang sering terbentuk diatas ladang gandum (biasanya pada musim semi dan panas) , uniknya lingkaran-lingkaran yang bentuknya sangat sempurna dan memiliki tingkat kerapian dan ketelitian yang tinggi tersebut terbentuk dalam waktu sekejap saja. Lingaran-lingkaran pada crop circle biasanya terbentuk dengan dimensi yang lebar dan besar. Crop Circle banyak muncul di daerah pertanian gandum Amerika,Inggris,Rusia,Australia,dan sebagian Asia.Namun sebagian besar banyak ditemui di Inggris terutama di Kota Winchester.Yang menarik dari Crop Circle adalah macam-macam bentuk dari lingkarannya,bahkan penampakannya tidak hanya berupa lingkaran saja,namun sempat beberapa kali Crop Circle membentuk citra makluk hidup seperti kalajengking,bunga matahari,Lebah,dll.

Kemunculannya di Rusia beberapa tahun yang lalu sangatlah menakjubkan,dimana mereka bermunculan silih berganti.Masyarakat sekitar yang melihatnya sungguh tidak mengerti, bagaimana cara mereka bisa terbentuk secepat itu.dalam kurun semalam saja,sekitar 6-7 crop circle dengan ukuran yang besar telah terbentuk dihamparan ladang gandum mereka. Yang membuat mereka semakin berdecak kagum adalah macam-macam bentuk dari crop circle itu sendiri,ada yang membentuk citra bunga matahari yang luar biasa indahnya. Sampai saat ini,banyak spekulasi dan pandangan mengenai peroses terbentuknya Crop Circle.Ada yang beranggapan fenomena tersebut memang dibuat oleh manusia,tapi ada pula yang beranggapan murni dari proses gejala alam.

Lingkaran aneh nan misterius di ladang gandum adalah fokus yang selalu menarikperhatian dan penelitian dari kalangan ilmuwan, dan hingga kini belum ada kesimpulan atas sebab terjadinya fenomena tersebut, saat ini terdapat 5 versi utama.

1. Perbuatan Manusia
Cukup banyak yang beranggapan, bahwa apa yang disebut lingkaran ladang gandum itu tidak lebih dari perbuatan iseng seseorang. Menurut ilmuwan Anderro dari Inggris yang telah menyelidiki sekaligus meneliti fenomena tersebut selama 17 tahun lamanya, bahwa ada sekitar 80% lingkaran ladang gandum itu merupakan buatan manusia. Seorang warga Inggris pernah menuturkan kepada media massa, bahwa dia dan beberapa temannya adalah pembuat lingkaran ladang gandum di London, Inggris. Sebelumnya mereka telah mempersiapkan gambar desain, ketika gandum di ladang hampir matang, dengan sebuah paku panjang dipantakkan di ladang gandum, dan paku itu dijadikan sebagai pusatnya, selanjutnya, melingkari permukaan tanah dengan tali, lalu muncullah sebuah lingkaran ladang gandum. Masalahnya, apakah mungkin dia dapat membuat lingkaran tersebut dalam satu malam tanpa alat bantu yang memadai? lalu tujuan membuatnya untuk apa?

2. Medan Magnet
Sebagian lingkaran aneh tersebut telah dikesampingkan kemungkinannya terjadi karena ulah manusia. Sebab struktur gambar mereka (lingkaran aneh) yang rumit, ukurannya yang besar, desain yang indah, sama sekali bukan hasil buatan manusia yang dapat dikerjakan dalam waktu semalam. Meskipun Anderro bersikeras mengatakan bahwa 80% lingkaran ladang gandum itu adalah buatan manusia, namun, dia juga yakin, bahwa 20% sisanya adalah pembentukan alami karena efek medan magnet bumi. Dalam medan magnet terdapat suatu daya gerak yang gaib, dapat menghasilkan suatu arus listrik, sehingga tanaman berbaring dataran di atas permukaan tanah

Ahli terkait asal AS yakni Jeffery Walson telah meneliti 130 lebih lingkaran ladang gandum, dan didapati bahwa 90 % disekitar lingkaran aneh tersebut terdapat transformator yang berhubungan dengan kabel tegangan tinggi. Di bawah panjang garis keliling sepanjang 270 meter tersebut terdapat sebuah kolam, oleh karena di-airi, maka ion yang dikeluarkan tanah dari bagian dasar ladang gandum dapat menghasilkan elektrik negatif, sedangkan transformator yang dihubungkan dengan kabel tegangan tinggi menghasilkan elekrik positif. Setelah elektrik negatif dan positif bersentuhan dapat menghasilkan energi magnet listrik, selanjutnya merobohkan gandum lalu membentuk lingkaran aneh. Namun demikian mereka belum bisa memberikan seluruh jawaban dari pertanyaan bagaimana bentuk-bentuk aneh itu dapat terbentuk? Apakah mungkin energi dapat berbentuk bunga atau kelajengking?

3. Angin Tornado
Menurut fisikawan dari Universitas Michigan, AS yakni Dr.Delon Smith, bahwa perubahan musim panas tidak menentu, angin tornado adalah sebab utama yang menyebabkan lingkaran aneh itu. Melalui risetnya dia mendapati, bahwa sejumlah besar lingkaran aneh di ladang gandum yang muncul di sisi gunung atau daerah yang berjarak 60-70 km dari gunung, dimana tempat seperti ini adalah tempat yang mudah sekali membentuk angin tornado. Tapi apakah angin tornado dapat membuat lingkaran dengan ketelitian tertentu tersebut?

4. Buatan Makhluk Luar Angkasa
Banyak yang meyakini, bahwa sebagian besar lingkaran aneh di ladang gandum terbentuk dalam waktu satu malam, besar kemungkinan adalah hasil karya makhluk luar angkasa. Sejak 1990, fotografer Alexander mengatakan, dia melihat cahaya yang ganjil di ladang gandum, cahaya itu terbang kesana-kemari di antara kedua lingkaran aneh. Keberadaan alien di perut bebek liar di San Franscisco AS barangkali memperkuat dugaan ini.

5. Heterodoxy (pandangan sumbang)
Sejumlah orang percaya, bahwa di balik lingkaran ladang gandum terdapat berbagai macam kekuatan gaib, sama seperti Segi Tiga Bermuda. Menurut dugaan ini, ada yang lantas menyebut lingkaran aneh itu sebagai pemberitahuan bencana, agar supaya menyebarkan pandangan sumbang yang meyimpang dari ajaran ortodoks.

Mengapa lingakaran aneh tersebut kerap muncul disitu? Dan kini, lingkaran itu pernah muncul di ladang bunga matahari, Rusia, lantas kenapa bisa demikian? Mungkin kita hanya dapat menunggu ilmuwan untuk menyingkapnya lebih lanjut.



You only pass this way Once...Pass this on so someone else can enjoy, and maybe even make them smile.

Puing-puing Laut

Sunday, May 18, 2008 | with 1 komentar »

Alexandria, Egypt:


Lepas pantai Alexandria, kota dari Alexander the Great, terbentang apa yang dipercayai sebagai puing-puing kamar/ruangan kebesaran Cleopatra. Dipercayai bahwa gempa besar sekitar 1.500 tahun yg lalu yg menyebabkan tempat ini tenggelam di dalam laut bersama peninggalan-peningalan bersejarah, patung-patung dan bagian-bagian lain dari istana Cleopatra.


--------------------------------------------------------------------------------

Bay of Cambay, India:

Beberapa tahun yg lalu ditemukan sebuah kota berumur
lebih dari 9.500 tahun. Lebih penting lagi penemuan ini lebih tua 5.000 tahun dari apa yg pernah ditemukan di daerah ini, memaksa para ahli sejarah untuk mengevaluasi kembali pengertian mereka tentang sejarah kebudayaan di daerah itu. Penemuan ini dinamakan Dwarka atau Kota Emas, yang dinamakan menurut kota tua dalam laut yang dimiliki dewa Khrisna.



--------------------------------------------------------------------------------

Kwan Phayao, Thailand:

Sebetulnya candi berumur 500 tahun yang berada di dasar danau Phayao tidak aneh. Tetapi yang aneh adalah bahwa danau tersebut baru dibuat dengan sengaja 70 tahun yang lalu.



--------------------------------------------------------------------------------

Yonaguni - Jima, Japan:

Ditemukan oleh seorang pemandu tur selam kurang lebih 20 tahun yang lalu. Banyak kontroversi tentang piramid misterius yang ditemukan lepas pantai Jepang ini. Bangunan ini terlihat seperti dipahat dari lempengan batu menggunakan peralatan yang diduga tidak atau belum ada pada jaman dahulu di area ini.



--------------------------------------------------------------------------------

Havana, Cuba:

Sebuah tim ilmuwan melanjutkan penelitian tentang puing-puing megalitic di selat Yucatan dekat Cuba. Mereka menemukan bukti bahwa ada sebuah pemukiman urban sepanjang beberapa mil dekat pantai. Beberapa percaya bahwa yang dahulu tinggal ditempat tersebut adalah kebudayaan Amerika tua.




--------------------------------------------------------------------------------

North Sea, Europe:

Sebuah landscape baru-baru ini ditemukan dibawah Laut Utara. Dahulu pernah didiami oleh manusia kurang lebih 10.000 tahun yang lalu.Area tsb dulu adalah sungai, danau, dan samudera sekarang ada dibawah dasar laut.



--------------------------------------------------------------------------------

Atlantis, Antartika:

Lebih dari 100 tahun yang lalu seorang kurator museum di Istanbul menemukan sebuat peta tua. Setelah menelitinya dia menemukan lokasi yang ditandai dengan deretan gunung yang lokasinya adalah dimana Antartica sekarang berada Peta ini adalah salah satu dari sekian bukti yang menyatakan bahwa Antartica adalah kota Atlantis yang hilang. Bukti terbaru adalah penemuan menggunakan teknologi sonar yang menunjukkan bahwa ada struktur lagi dibawah Antartika.




Neraka Dunia

Sunday, May 04, 2008 | with 0 komentar »


Gambar ini diambil di negara Asia Tengah, Uzbekistan. Tempat ini ada di Uzbekistan yg dikenal oleh penduduk setempat sebagai Pintu ke Neraka.

Kisah ini berawal kira-kira 35 tahun yg lalu ketika ahli geologis menggali tempat ini untuk mencari gas alam Secara tiba-tiba ketika dilakukan penggalian, mereka menemukan satu jurang besar di bawah tanah. Karena terlalu besar semua peralatan penggalian masuk ke dalam jurang tersebut.

Tak seorang pun yg berani turun ke dalam jurang tersebut disebabkan jurang tersebut dipenuhi gas asli bumi. Untuk menghilangkan penyebaran gas beracun yang keluar dan mencemarkan bumi, mereka telah menyalakan api di dalam jurang tersebut dan semenjak itu hingga kini, telah 35 tahun lubang ini terbakar tanpa henti.

Download disini untuk mendapatkan gambar-gambar yang lebih besar.

Rekan-rekan penghuni bumi,

Berikut ini kami sampaikan himbauan dan ajakan mematikan peralatan listrik selama empat jam pada 21 Maret 2008, sebagai bagian dari kontribusi individu mengurangi emisi gas rumah kaca. Ini adalah langkah awal kampanye mencanangkan 21 Maret sebagai Hari Hening Dunia (World Silent Day).

Kampanye tersebut dipelopori masyarakat dan LSM Bali yang tergabung dalam Kolaborasi Bali untuk Perubahan Iklim pada konferensi PBB mengenai perubahan iklim di Bali Desember 2007 lalu. 21 Maret adalah juga Hari Air dan hari pertama musim semi di utara - simbolisasi dari ke hidupan.

Mohon kampanye ini disebarkan ke jaringan anda.

Beri Satu Hari Untuk Bumi Bernafas - Hari Hening Dunia (21 MARET)

Bumi Kita

Monday, December 10, 2007 | with 0 komentar »

26 Januari 2009 adalah hari dimana kedua raksasa langit (baca : Matahari dan Bulan) kembali 'bertemu' dalam peristiwa Gerhana Matahari Cincin (anular). Jejak lintasan bayangan inti (umbra) gerhana membentang dari lepas pantai Afrika selatan hingga ke Laut Jawa di utara Jakarta.

Di Indonesia gerhana ini hanya bisa dinikmati penduduk Jawa dan Sumatera sejak 15:20 WIB (ketika kontak pertama umbra terjadi) hingga 17:50 WIB (kotak umbra terakhir), dengan puncak gerhana di sekitar 16:40 WIB. Namun Matahari hanya benar2 bisa dilihat sebagai cincin di kala puncak gerhana jika diamati di daerah antara Palembang-Gunung anak Krakatau dan sebelah barat dayanya.

Di luar daerah itu, yang nampak hanyalah Matahari yang dicaplok bulatan hitam sehingga cahayanya lebih redup. Gerhana terjadi di sore hari, kala cahaya Matahari tidak terlalu menyengat dan moga2 saja cuaca cerah, sehingga enak diamati. Dan juga, moga2 saja tak terulang lagi "kekonyolan 11 Juni 1983" saat rezim berkuasa melarang orang2 keluar rumah kala peristiwa Gerhana Matahari Total dan enak saja menyebar isu gerhana bisa membutakan. Namun anak Krakatau sudah menebar pesonanya sejak sekarang.

Sejak awal Oktober telah terekam gempa2 vulkanik dalam dan dangkal, satu pertanda bahwa fluida (baca : magma) sedang bergerak menuju kepundan dari reservoarnya nun jauh di kedalaman 30 km. Gempa hembusan mulai terekam sejak 23 Oktober dan pengamatan visual saat itu menunjukkan adanya kolom asap (plume) setinggi 200 m yang muncul tiap 3 - 6 menit dari puncak gunung api ini, pertanda magma telah muncul ke permukaan sebagai letusan. Pengamatan visual juga menunjukkan adanya kawah baru, semula berdiameter 75 m dan kini mungkin sudah mencapai 150 m. Dari kawah baru inilah material letusan dimuntahkan ke langit.

Krakatau selalu dikaitkan dengan horor 1883 yang mencapai puncaknya pada Senin 27 Agustus 1883 saat gunung ini meletus paroksimal (besar-besaran) dengan menyemburkan 20 kilometer kubik tephra ke ketinggian 80 km sembari melepaskan energi 200 megaton TNT, 10.000 kali lebih dasyat ketimbang ledakan Hiroshima.

Letusan menyebabkan 3 kerucut vulkanis (Rakata, Danan dan Perbuwatan) beserta 11 kawahnya lenyap, amblas ke dalam laut, membentuk kaldera sebesar 7 km dan malah diiringi olakan hebat pada perairan setempat yang menerbitkan momok lain : tsunami. Tercatat 4 letusan sangat besar terjadi pada waktu itu, dan semuanya diiringi dengan hempasan tsunami. Tsunami terdahsyat memiliki run-up vertikal (tinggi gelombang) 33 meter, rekor yang baru terpecahkan dalam tsunami 1899 di Ambon (run-up = 60 meter). Tsunami ini merenggut korban 36.000 jiwa dalam sekejap.

Letusan dahsyat juga menghasilkan gelombang kejut (shock waves) di atmosfer, yang selain mengacaukan jarum barometer di Batavia, juga menimbulkan gelombang mirip tsunami di seluruh penjuru dunia. Dahsyatnya gelombang kejut ini membuatnya mampu bergerak mengelilingi Bumi hingga 7 kali selama 5 hari kemudian, dan setiap kali seluruh gelombang kejut bertemu di titik antipode Krakatau (yakni di dekat Bogota, Colombia) muncul 'tepukan-tepukan' udara yang tak kalah menggidikkan. Tephra yang tersembur ke atmosfer memblokir cahaya Matahari hingga terjadi penurunan suhu global sebesar 1,3º C yang bertahan hingga lima tahun kemudian.

Namun, Krakatau 1883 ternyata bukanlah yang terdahsyat. Sudah lama diketahui ada sesuatu yang aneh di sekitar tahun 535 - 536 CE. Kala itu atmosfer Bumi mendadak menggelap sehingga cahaya Matahari yang jatuh ke Bumi diperkirakan tinggal 25 % saja dari intensitasnya semula. Uskup John dari Efesus di Syria mencatat Matahari mendadak jadi gelap selama 18 bulan kemudian, dan setiap harinya sang surya ini hanya menampakkan wajahnya selama 4 jam saja, itu pun samar-samar. Sebuah catatan di Cina menyebut suara dentuman sangat keras terdengar dari arah barat daya. Sementara di Jawa, buku Pustaka Raja (Pararaton ?) mencatat adanyasuara menggelegar dari arah gunung Batuwara, disertai guncangan Bumi, kegelapantotal, petir, kilat disusulhujan badai dan banjir besar di laut (tsunami ?). Catatan itu merujuk ke sekitar tahun 535 CE.

Kegelapan itu berimplikasi sangat serius pada kemaharajaan Romawi Timur dan Persia yang sedang memuncak. Wabah sampar bergentayangan dimana-mana dan merenggut banyak korban jiwa pada periode yang takkan pernah dilupakan Eropa. Di Cina dan India kelaparan besar berkecamuk, melebihi tragedi kelaparan Ethiopia 1980-an. Di Jazirah Arabia selatan, kerajaan-kerajaan besar runtuh. Komunitas Kristen Arian juga berakhir. Sementara nun jauh di benua Amerika, Teotihuacan berakhir. Metropolitan Tikal yang dibangun bangsa Maya dengan susah payah pun runtuh. Demikian pula peradaban Nazca.

Apa penyebab semua peristiwa dahsyat ini? Para astrofisikawan seperti Dallas Abbott semula menduga ini semua terkait dengan tumbukan benda langit, sebagaimana yang meruntuhkan peradaban manusia di zaman perunggu dan belakangan diketahui terkoneksi dengan terbentuknya Kawah Burckle (29 km) di kedalaman Samudera Hindia. Namun petunjuk terang datang dari lembaran2 es di Antartika dan Arktika. Pada contoh2 es dari tahun 535 - 540 CE dijumpai ion-ion Belerang vulkanik sangat melimpah, menunjukkan peristiwa kegelapan itu lebih terkait dengan aktivitas vulkanik yang luar biasa. Dan karena Belerang2 itu ditemukan di kedua kutub Bumi, hanya gunung api di wilayah ekuator saja yang bisa melakukan itu. Itulah Krakatau (purba).

Hal ini mendorong Kohletz, vulkanolog di Los Alamos National laboratory, membuat simulasi komputer letusan Krakatau purba 535 CE berdasarkan hasil penelitian dan pemetaan geologi seperti dari Escher dan RDM Verbeek di masa Hindia Belanda. Letusan itu memang luar biasa, melontarkan sedikitnya 200 kilometer kubik tephra ke langit dengan energi letusan mencapai 400 megaton TNT. Letusan paroksimal terjadi selama 34 jam (bandingkan dengan Krakatau 1883 yang hanya 10 jam), namun keseluruhan letusan berlangsung hingga 10 hari kemudian. Terbentuk kaldera berdiameter maksimum 60 km. Tephra yang disemburkan ke langit membentuk lapisan setebal 20 - 50 meter, yang berakibat temperatur global menurun drastis hingga 5 - 10º C dari normalnya sampai 10 - 20 tahun kemudian (semua angka ini diambil dari tulisan pak Awang dalam IAGI-Net). Harus dicatat bahwa volume 200 kilometer kubik ini adalah volume minimal. Letusan Tabora 1815 juga menyemburkan 200 kilometer kubik tephra ke langit dan cahaya Matahari yang jatuh ke Bumi saat itu masih 75 % dari intensitas semula.

Bagi Indonesia, meski belum banyak diteliti, dampak letusan Krakatau purba 535 CE bisa diduga cukup luar biasa. Letusan inilah yang diduga kuat mengakhiri kerajaan Hindu Tarumanegara yang baru saja mencapai puncak kejayaan di bawah Purnawarman. Lahan pertanian di kerajaan ini musnah oleh tumpukan kerikil dan abu vulkanis, sementara pelabuhan-pelabuhannya musnah terhempas gelombang pasang produk letusan. Pola-pola kerusakan di situs percandian Batujaya (Karawang), yang pada abad ke-6 CE berada di tepi Laut Jawa dan merupakan percandian yang mengagumkan dan lebih luas ketimbang Borobudur, menunjukkan keganasan tsunami itu. Bukan tidak mungkin kerajaan Kutai di Kalimantan pun ambruk akibat letusan ini, demikian pula Kalingga di Jawa Tengah.

Daur ulang adalah salah satu strategi pengelolaan sampah padat yang terdiri atas kegiatan pemilahan, pengumpulan, pemrosesan, pendistribusian dan pembuatan produk/material bekas pakai.

Material yang dapat didaur ulang:

  • Botol bekas wadah kecap, saos, sirup, krim kopi; baik yang putih bening maupun yang berwarna terutama gelas atau kaca yang tebal. Kertas, terutama kertas bekas di kantor, koran, majalah, kardus kecuali kertas yang berlapis (minyak atau plastik)
  • Logam bekas wadah minuman ringan, bekas kemasan kue, rangka meja, besi rangka beton
  • Plastik bekas wadah sampo, air mineral, jerigen, ember
  • Sampah basah dapat diolah menjadi kompos (sumber: wikipedia)
Dalam posting kali ini saya dapatkan dari email teman yang di"forward" ke saya. Isinya cukup menarik, kenapa tidak kepikiran yaa...Ide Bagus utk mengurangi kerusakkan.

Beberapa waktu yang lalu telah kita kumpulkan bersama refill dari pembungkus sabun cair, cairan pembersih lantai, dan sejenis. Kini kita bisa juga mengumpulkan jenis-jenis plastik yang lain seperti :
  • Plastik refill minyak goreng
  • Plastik pembungkus gula pasir
  • Plastik bekas mie instan
  • Plastik bekas kopi instan dan yang sejenis
  • Plastik bekas sabun colek maupun diterjen
Seperti pernah kami umumkan plastik-plastik tersebut bisa dikumpulkan pada : Suster Louise PK
Jl. K.H Achmad Dahlan 126 B

Mojoroto - KEDIRI 64112

Jawa Timur

Telp. 0354.771703


Jenis plastik-plastik tersebut akan didaur menjadi barang-barang yang berguna. Mari kita lestarikan ramah lingkungan mulai dari rumah kita sendiri dengan mengumpulkan sampah plastik.

Untuk Informasi lebih lanjut hubungi:

Sr. Anna W. Soepraptiwi, DC

Jl. Brawijaya 63 Kediri 54123

Jawa Timur - Indonesia
T. 0354 681 330; 681 869

F. 0354 695 744
M. 0812 356 0378

E. annawdc@gmail.com

Free Web Hosting